My First Exchange Experience

Fasilitas yang didapatkan pun begitu nyaman, kampus yang bersih, polusi kurang, dan tentunya mahasiswi-mahasiswi yang sedap dipandang.

Written By : Ikrar Gilang Rabbani

Saya bersyukur dengan adanya AYFN, impian saya untuk bisa ikut exchange program tercapai sudah. Apalagi tujuan exchange-nya adalah Philippines yang notabene sudah masuk daftar list a-must-visit. AYFN merupakan program exchange yang bagus sekali, walaupun berumur bayi tapi sudah layaknya orang dewasa-maksudnya profesional. Sebelum program kami bersama semua delegasi melakukan orientasi dan berlatih untuk penampilan di tempat tujuan. Disinilah menurut saya, kekeluargaan di antara para delegasi terbentuk. Kami-para delegasi-menjadi dekat satu sama lain.

Partner exchange kali ini adalah universitas Ateneo de Manila, salah satu universitas unggulan di Philippines. Saat program berlangsung, saya benar-benar senang sekali. kami bertemu dengan teman-teman baru beda negara. Mereka menyambut dan menjemput kami, padahal itu sudah larut malam. Kami tinggal di sebuah dormitory kampus dan tempatnya bersih. Kami juga sudah disiapkan sarapan dan makan siang yang disesuaikan request masing-masing delegasi. Pihak AYFN telah mengontak pihak universitas Ateneo dalam hal makanan untuk menghindari yang tidak dinginkan. Fasilitas yang didapatkan pun begitu nyaman, kampus yang bersih, polusi kurang, dan tentunya mahasiswi-mahasiswi yang sedap dipandang. 🙂

Program ini adalah kami mengikuti tiga kelas setiap harinya, kelas bahasa, kelas musik, dan kelas tari. Kami diajar langsung oleh dosen dari Ateneo di kelas yang bagus. Biasanya setelah program, dari sore hingga malam kami diberikan waktu bebas dan ada LO dari pihak Ateneo yang menemani kami. Kami dibagi menjadi tiga kelompok dan bebas menentukan tempat tujuan. Disinilah yang saya tunggu-tunggu, apalagi kalau bukan jalan-jalan! Serunya, kami jalan-jalan bersama mahasiswa Manila yang tentunya kami jadi tahu bagaimana Manila seluk beluknya. Kami diajak naik MRT, Tricycle, Jeepney, dll. Kami juga dikenalkan beberapa makanan khas Philippines seperti balot, chicken adobo, halo-halo, dll. Selain itu, mereka-mahasiswa Manila-mengajarkan bagaimana bahasa lokal yang “gaul”haha sungguh lucu mempelajarinya. Program exchange AYFN tidak hanya menawarkan pertukaran budaya, bahasa, dan musik saja, tapi juga gaya hidup, cerita orang asli, hingga isu-isu menarik dari negara tujuan.Sungguh, inilah momen yang paling dicari dalam program exchange. Bertukar pikiran, ide, cerita, budaya dari orang asli sehingga kami bisa mengetahui Philippines secara langsung bukan dari seorang guide sebuah travel agent. Kami memang mengunjungi beberapa tempat wisata, tapi juga bisa melihat sisi lain dari pariwisata tersebut. kami bisa bertanya kepada mahasiswa Manila bagaimana perkembangan pariwisata tersebut.

Di hari terakhir, merupakan pertunjukan budaya dari kedua negara yang dilanjutkan dengan farewell party. Disinilah haru biru pecah. Tidak percaya rasanya kami harus berpisah dan mengakhiri program. Kami harus berpisah dengan mahasiswa Manila begitu juga dengan delegasi AYFN. Program berakhir berarti kami harus pulang dan kembali ke rutinitas, mau tidak mau. Tapi AYFN telah memberikan kenangan indah dalam hidup saya. Program exchange ini begitu unforgetable dan tentunya saya puas dengan segala fasilitas di dalamnya. Terima kasih AYFN, see ya another program.

Name : Ikrar Gilang Rabbani
Born : Yogyakarta, 02 October 1992
Gadjah Mada University, Communication department.
About : love to travel, watch a movie, and laugh.
twitter : @ikrargilang

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *